Home TRADING SAHAM HARGA SAHAM Wall Street berakhir turun setelah data Jerman mengecewakan

Wall Street berakhir turun setelah data Jerman mengecewakan

1217
0
SHARE

wall-street1Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), setelah data ekonomi Jerman mengecewakan dan menjelang laporan tentang penjualan ritel Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 9,44 poin (0,06 persen) menjadi berakhir pada 16.560,54, lapor AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 turun 3,17 poin (0,16 persen) menjadi 1.933,75, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 12,08 poin (0,27 persen) menjadi 4.389,25.

Sentimen pasar menjadi tumpul oleh penurunan 18,5 poin dalam indeks kepercayaan investor ZEW Jerman menjadi 8,6 poin pada Agustus, tingkat terendah sejak Desember 2012.
Saham Intercept Pharmaceuticals melompat 16,6 persen lebih tinggi karena mengungkapkan hasil klinis yang menggembirakan dari percobaan pada eksperimental obat penyakit hati. Deutsche Bank mengatakan hasil itu “menetapkan secara tegas” pengobatan Intercept sebagai “pemain besar” untuk steatohepatitis non alkohol.

Perusahaan biofarmasi lain, MannKind, jatuh 12,3 persen, satu hari setelah mengungkapkan kesepakatan lisensi di seluruh dunia dengan raksasa farmasi Prancis Sanofi untuk mengkomersilkan terapi insulin Afrezza.

Bank of America Merrill Lynch mengatakan bahwa sementara Sanofi adalah mitra “sangat kuat”, struktur kesepakatan itu akan menunda pemberian imbalan kepada MannKind.

Schlumberger turun 1,2 persen setelah mengatakan bahwa sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Moskow telah memukul jasa ladang minyaknya di Rusia dan akan mengurangi tiga sen per saham dari laba pada kuartal ketiga.

Rumah mode wanita Kate Spade anjlok 25,4 persen karena perusahaan mengatakan lingkungan kompetitif yang sulit telah memaksanya untuk memangkas harga. Itu dibayangi peningkatan perkiraan laba perusahaan.

Harga obligasi jatuh. Imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS naik menjadi 2,44 persen dari 2,42 persen pada Senin, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 3,27 persen dari 3,23 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik.