Home ANALISA SAHAM ANALISA FUNDAMENTAL Trump Effect : Rupiah Tertekan Namun Bersifat Sementara

Trump Effect : Rupiah Tertekan Namun Bersifat Sementara

440
0
SHARE

Laju nilai tukar rupiah mengalami tekanan pasca pilpres Amerika Serikat yang memenangkan Donald Trump sebagai presiden Terpilih. Pasca terpilihnya Trump, Pasar keuangan global mendapatkan tekanan yang luar biasa dan berimbas juga terhadap kondisi dalam negeri.

Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang Amerika diperkirakan hanya bersifat sementara. Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo, ia menyebutkan bahwa selama beberapa hari terakhir laju Rupiah mengalami pelemahan cukup dalam, sementara itu Dollar AS berhasil menguat mencapai level tertinggi Rp 13.458. namun walaupun mendapatkan tekanan, sifatnya hanya sementara,”ungkapnya”.

Hal tersebut karena kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik, dan bisa terlihat juga dari pertumbuhan ekonomi yang berada diatas 5%. Dan inflasi yang miash terjaga pada kisaan 3%. Dan defisit transaksi yang berda sekitar 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hal tersebut tentu penguatan dollar masih bisa diatasi, dan pelemahan rupiah hanya bersifat sementara. BI tetap akan berada di pasar untuk memantau pergerakan nilai tukar sesuai dengan fundamentalnya. Sebab masih banyak faktor yang akan membuat Rupiah akan berada pada zona aman.