Home Investasi Shell Siap Tingkatkan Investasi Hingga Rp 270 Triliun

Shell Siap Tingkatkan Investasi Hingga Rp 270 Triliun

720
0
SHARE

investasi-shellPerusahaan migas asal Belanda, Royal Dutch Shell Plc, berkomitmen meningkatkan investasinya di Indonesia hingga 25 miliar dolar AS atau setara Rp 270 triliun.

Investasi yang sudah disepakati adalah 5 miliar dolar AS untuk blok migas di Masella, Maluku.

Rencana Shell itu disampaikan pihak Shell melalui CEO Royal Dutch Shell Plc Peter Voser dan CEO Designate Royal Dutch Shell Plc Ben Van Beurden saat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (7/12/2013) siang.

Dalam kesempatan itu, Peter Voser berpamitan kepada Presiden SBY karena posisinya akan digantikan oleh CEO Shell yang baru Ben Van Beurden.

“Shell memandang bahwa Indonesia memiliki stabilitas politik, memiliki potensi yang luar biasa. Oleh karenanya mengapa Shell hari ini datang ke Presiden dan menginginkan bahwa kerja sama dapat ditingkatkan di kemudian hari,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, seperti dilansir Tribunnews dari laman khusus Setkab.

Firmanzah yang didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Jero Wacik mengatakan, bahwa CEO Shell itu melihat industri migas merupakan industri yang strategis, dan melihat ekonomi dunia akan membaik di 2014.

“Shell juga memandang bahwa Indonesia memiliki stabilitas politik, memiliki potensi yang luar biasa. Oleh karenanya, Shell hari ini datang ke Presiden dan menginginkan bahwa kerja sama dapat ditingkatkan di kemudian hari,” kata Firmanzah.

Sementara Menteri ESDM Jero Wacik menambahkan,Shell akan meningkatkan investasi di Indonesia. Yang sudah disepakati adalah 5 miliar dollar AS untuk di Masella.

“Itu akan berkembang lagi, diperkirakan Shell akan investasi sampai 25 miliar dollar AS. Mereka confidence untuk meneruskan investasi di Indonesia,” papar Jero.

Menurut Menteri ESDM, Shell mempunyai teknologi yang sekarang kita butuhkan, yaitu mengubah mesin kapal laut yang tadinya diesel dikonversi menjadi gas. Ini bisa diadopsi teknologinya.

“Bayangkan kita punya ribuan kapal besar, kecil dan sedang itu diubah teknologinya dari diesel menjadi gas. Itu akan dahsyat sekali efeknya,” papar Menteri ESDM.

Jero juga menyebutkan, bahwa CEO Shell yang baru mengatakan akan dibentuk tim, untuk membantu Indonesia mengambil teknologi yang mereka punya, sehingga nanti kapal-kapal kita secara bertahan tapi masif untuk diubah menjadi gas.