Home PASAR SAHAM Sesi Pertama: Saham Unggulan Menguat, IHSG Melaju di Jalur Hijau

Sesi Pertama: Saham Unggulan Menguat, IHSG Melaju di Jalur Hijau

821
0
SHARE
Pasar Saham Indonesia
Pasar Saham

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 27 poin menyusul aksi beli di saham-saham unggulan terutama di sektor finansial. Saham-saham komoditas terkena koreksi sehingga menghambat laju penguatan bursa.Mengawali perdagangan IHSG bertambah 14,402 poin (0,30%) ke level 4.817,228 didorong oleh rebound-nya bursa-bursa Asia. Laju IHSG belum terlalu kencang karena dibayangi gejolak krisis ekonomi di Uni Eropa.  Aksi beli mulai ramai terjadi di lantai bursa dan terjadi di seluruh lapisan saham. Indeks sempat menanjak hingga ke posisi tertingginya hari ini di level 4.840,661.

Mengakhiri  perdagangan sesi I, Selasa (19/3), IHSG menguat 27,670 poin (0,58%) ke level 4.830,496. Sementara Indeks LQ45 naik 4,507 poin (0,55%) ke level 824,728.  Sentimen negatif dari krisis utang Uni Eropa dan melemahnya pasar global bisa ditepis oleh IHSG dengan bantuan dari positifnya pasar-pasar saham Asia. Aksi beli pun mulai kembali ramai terjadi.

Terpantau perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 98.660 kali pada volume 3,421 miliar lembar saham senilai Rp 3,026 triliun. Sebanyak 149 saham naik, sisanya 73 saham turun, dan 106 saham stagnan.  Bursa-bursa di regional masih kompak bertahan di zona hijau hingga siang hari ini. Penguatan dipimpin oleh pasar saham Jepang yang naik hampir dua persen menyusul melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.

Adapun kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini antara lain: Indeks Komposit Shanghai naik 5,06 poin (0,23%) ke level 2.245,08, Indeks Hang Seng bertambah 70,52 poin (0,32%) ke level 22.153,88, Indeks Nikkei 225 melesat 237,19 poin (1.,94%) ke level 12.457,82, dan  Indeks Straits Times menguat 24,98 poin (0,77%) ke level 3.281,45.

Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya saham Century Textile (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 6.100, Mayora (MYOR) naik Rp 750 ke Rp 27.750, Merck (MERK) naik Rp 2.000 ke Rp 152.000, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 425 ke Rp 4.025.

Sedangkan  saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain  saham Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 8.150, Japfa (JPFA) turun Rp 150 ke Rp 8.900, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 38.650, dan Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 150 ke Rp 5.900.