Home TRADING SAHAM HARGA SAHAM Sesi Pertama: Saham Pertambangan Terangkat

Sesi Pertama: Saham Pertambangan Terangkat

622
0
SHARE

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 20 poin berkat aksi borong di saham-saham tambang. Penguatan saham unggulan ini berhasil mendorong indeks tembus level 4.500. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 16,691 poin (0,37%) ke level 4.496,132 setelah dapat sentimen positif dari pasar global dan regional. Indeks secara perlahan mencoba menembus level 4.500 lagi.

Tekanan sksi beli langsung marak terjadi, terutama di saham-saham unggulan. Indeks pun langsung menembus posisi tertingginya hari ini di level 4.508,116.  Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (6/2), IHSG naik 12,474 poin (0,28%) ke level 4.491,915. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 1,555 poin (0,20%) ke level 768,404.

Terpantau Aksi beli ramai terjadi di lantai bursa, membuat sembilan indeks sektoral bertahan di zona hijau.  Saham-saham bank kelas berat malah jadi sasaran aksi ambil untung sehingga sektor finansial terkoreksi tipis.

Selain itu, perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 116.631 kali pada volume 3,655 miliar lembar saham senilai Rp 2,783 triliun. Sebanyak 138 saham naik, sisanya 72 saham turun, dan 104 saham stagnan.  Bursa saham Jepang memimpin penguatan di bursa regional menyusul jatuhnya nilai tukar yen terhadap dolar AS. Hanya bursa saham China yang siang ini jatuh ke zona merah.

Sedangkan situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini antara lain: Indeks Komposit Shanghai menipis 1,27 poin (0,05%) ke level 2.431,86, Indeks Hang Seng naik 129,26 poin (0,56%) ke level 23.277,79, Indeks Nikkei 225 meroket 350,67 poin (3,17%) ke level 11.397,59, dan Indeks Straits Times menguat tipis 0,16 poin (0,00%) ke level 3.272,82.

Sejumlah saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya saham Indofood (INDF) naik Rp 6.300, Nipress (NIPS) naik Rp 200 ke Rp 4.800, dan Vale (INCO) naik Rp 275 ke Rp 3.050,Mayora (MYOR) naik Rp 150 ke Rp 20.200.

Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain saham Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 40.550, Asahimas (AMFG) turun Rp 250 ke Rp 8.200, Lionmesh (LMSH) turun Rp 2.000 ke Rp 10.000, dan Panasia (HDTX) turun Rp 130 ke Rp 800.