Home TRADING SAHAM HARGA SAHAM Rupiah Melemah, Strategi Apa Yang Cocok Untuk Beli Saham

Rupiah Melemah, Strategi Apa Yang Cocok Untuk Beli Saham

563
0
SHARE

Belakangan ini nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan. Hal tersebut tentu akan berdampak langsung terhadap kinerja emiten di pasar saham tanah air. Disepanjang Februari 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah. Hal ini mempengaruhi bursa saham Indonesia.

Berdasarkan kurs Refrensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) rupiah terpantau sudah melemah 2.27%. Mata uang Indonesia sempat menyentuh posisi 13.402 per dolar As pada 1 Februari 2018 dan menjadi 13.707 per dolar AS pada 28 Februari.

Rupiah yang mengalami tekanan dari Dollar AS tentu akan berdampak buruk untuk kinerja emiten tanah air. Apalagi jika emiten yang tercatat di bursa masih harus banyak impor bahan material tentu ini akan menambah pembiayaan emiten.

Berdasarkan riset, setiap pelemahan rupiah sekitar satu persen eps (earning per share) growth berkurang 0,6 persen-0,7 persen. Kalau rupiah melemah hampir 5% tentu eps melemah 3-4%. Pelemahan rupiah juga akan berdampak terhadap kinerja keuangan emiten pada kuartal pertama 2018.

Tekanan terhadap rupiah akan dirasakan secara langsung oleh sektor saham yang memiliki utang dola AS besar dan mengandalkan barang impor. Sektor saham yang kena imbas negatif adalah sektor properti, barang konsumsi dan farmasi.

Lalu akan ada emiten yang mendapatkan imbas positif dari pelemahan rupiah yaitu sektor saham tambang dan perkebunan. Hal tersebut karena sektor tersebut berbasis ekspor dan produksinya dibayar dengan rupiah. Emiten yang mendapatkan hal positif seperti Tractors dan Adaro Energy