Home Saham Ransomware Tidak Menganggu Kondisi Pasar Modal

Ransomware Tidak Menganggu Kondisi Pasar Modal

481
0
SHARE

Akhir akhir ini ramai diwartakan serangan siber didunia berjenis Ransomware atau Malware WannaCry yang sudah menyerang di lebih 99 negara termasuk Indonesia. setiap perusahaan perlu mewaspadai serangan virus ini. Namun Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan bahwa serangan virus ini tidak akan menganggu aktifitas pasar modal Indonesia.

Menurut keterangan Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengatakan bahwa ada atau tidaknya virus itu, BEI selalu rutin melakukan pengecekan sebelum sesi perdagangan efek dimulai. Perdagangan dibuka pada pukul 09.00 WIB, BEI melakukan pemeriksaan sistem setiap pukul 07.00 WIB. Dan dirasa sudah cukup aman. “ucapnya”.

Selain itu, ia juga menjelaskan jika sistem keamanan di pasar modal sudah berlapis dan juga sudah menggunakan teknologi yang dimiliki oleh Bursa Nasdaq. Ada sekitar 88 Bursa Efek di berbagai negara yang juga menerapkan sistem keamanan yang digunakan Bursa Nasdaq.”pungkasnya”.

Sistem keamanan yang digunakan oleh BEI adalah JATS-NextG (Jakarta Automated Trading System Next Generation) yang merupakan sistem dari Nasdaq. Dan sistem ini sudah digunakan sejak lama bukan sekarang sekarang.

Walaupun sistem BEI terbilang cukup aman, Namun BEI masih terus meningkatkan keamaman agar para investor yang berinvestasi bisa merasa aman saat melakukan aktifitasnya di bursa.

President of Nasdaq, Adena T Friedman memang sudah berkomitmen bahwa pihaknya akan membantu serta mendukung sistem perdagangan dan pengawasan di BEI sehingga bisa menopang pertumbuhan industri pasar modal.