Home BELAJAR SAHAM EDUKASI SAHAM Prediksi Saham Jangka Pendek Terbaik 2018

Prediksi Saham Jangka Pendek Terbaik 2018

700
0
SHARE

Investasi saham ditahun 2018 ini diprediksikan akan mengalami kenaikan. Walaupun sempat beberapa kali Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan, namun penurunan itu bersifat sementara. Semakin tingginya valuasi saham small dan middle cap membuat IHSG diprediksikan mampau mengalami peningkatan hingga 10.14% sepanjang tahun 2018 (YoY) menuju ke level 7.000.

Pada tahun lalu, IHSG berhasil naik menuju level 6.355,65 terdongkrak oleh 20 saham dengan kapitalisasi paling besar. Akibatnya gap valuasi dengan saham small dan middle cap jadi lebih luas. Pada tahun ini, saham dengan big cap diperkirakan masih bisa mengalami peingkatan, namun kenaikan tidak setinggi perusahaan small-mid cap.

Bagi investor yang ingin investasi saham jangka pendek, katalis positif harus tetap diperhatikan. Seperti data ekonomi bulanan, rilis laporan keuangan perusahaan tahun 2017 dan juga memperhatikan dampak program uang tunai untuk pekerja (Cash for Work).

Rekomendasi saham jangka pendek 2018 dikelas big cap bisa mencermati saham BBRI dengan target Rp 3.800, lalu ICBP diharga Rp 10.500, GGRM dengan target harga di Rp. 95.000), terakhir saham UNTR di target harga Rp. 41.000.

Adapun rekomendasi saham small dan midlle cap seperti, EXCL denngan target Rp 4.100 , LPPF target di Rp 13.400, lalu kemudian saham MEDC di target Rp 1.250, SCMA target harga di Rp 2.550, terakhir saham WOOD dengan target harga di angka Rp 350.