Home PASAR SAHAM Pre Opening: Minim Katalis Pendukung, IHSG Cenderung Melemah

Pre Opening: Minim Katalis Pendukung, IHSG Cenderung Melemah

533
0
SHARE

Dirilisnya data inflasi Indonesia pada Januari sebesar 4,32 persen mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena hasil data tersebut di luar ekspektasi pelaku pasar.  Adanya profit taking bisa saja terjadi jika nantinya tidak ada data-data yang mampu signifikan menahan laju pelemahan tersebut. IHSG berada pada support 4.448-4.468 dan resistance 4.525-4.532.

IHSG  pada awal pekan ini, Senin (4/2)  berpola shooting star dekati upper bollinger bands (UBB). Meski IHSG menguat, namun mulai terlihat adanya tekanan jual pada IHSG sehingga tidak sepenuhnya berhasil bertahan di area resistennya.

Untuk bursa saham Asia variatif cenderung positif setelah rilis dua indeks manufaktur PMI China. Sementara versi pemerintah merilis adanya penurunan tipis dari 50,60 menjadi 50,40. Sedangkan versi HSBC merilis kenaikan dai 51,90 menjadi 52,30.

Sementara itu, pada perdagangan Jumat akhir pekan kemarin, IHSG menyentuh titik all time high di level 4.519. Sedangkan pasar Eropa dibuka menguat tipis setelah pengambil kebijakan di Amerika Serikat (AS) menyetujui budget untuk menghindari spending cuts dan peningkatan pajak yang menekan Amerika menuju resesi.