Home PASAR SAHAM INVESTASI SAHAM Peredaran Uang menurun akibat Melambatnya Penyaluran Kredit

Peredaran Uang menurun akibat Melambatnya Penyaluran Kredit

1169
0
SHARE

Saat ini uang beredar di indonesia mengalami penurunan. Likuiditas ekonomi indonesia saat ini sedang lesu. Hal tersebut bisa terlihat dari jumlah uang beredar yang meliputi Uang surat utang dan uang kuartal yang naik sekitar 7.1% pada periode bulan april. Hasil ini sangat rendah jika di banding dengan periode sebelumnya. Menurut data dari Bank indonesia (BI) melambatnya karena uang dari simpanan, tabungan baik yang berupa rupiah atau valas serta giro valas hanya mengalami kenaikan sekitar 5.3% hal ini terjadi penurunan dari periode sebelumnya yang mencapai angka sekitar 6.3%. hal ini di picu adanya perlambatan dalam sektor perbankan kita, sehingga berimbas ke semua sektor keuangan termasuk peredaran uang.

Perlambatan pertumbuhan uang yang beredar bisa kembali meningkat apabila sektor perbankan sudah kembali bergairah. Karena perlambatan ini di pengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan kredit perbankan. Pada bulan april 2016 kredit perbankan hanya mencatatkan total sekitar Rp. 4.036,3 triliun atau tumbuh 7,7% dam hasil ini jauh lebih rendah dari periode sebelumnya yang mengalami kenaikan sekitar 8.4% melambatnya pertumbuhan kredit tersebut terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja

Menurut catatan BI, penurunan paling banyak terjadi dari mulai suku bunga kredit dan suku bunga simpanan hal tersebut karena sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter. Suku bunga kredit hampir mengalami penurunan sekitar 12.60% atau sekitar 10 poin. Hal ini tentu sangat berimbas terhadap peredaran uang. saat ini BI terus mendorong melakukan upaya meningkatkan sektor perbankan agar bisa mengalami peningkatan sehingga akan menambah nilai peredaran uang.