Home ANALISA SAHAM Menunggu Refrendum Inggris, Bursa Saham Asia Masih Tertekan

Menunggu Refrendum Inggris, Bursa Saham Asia Masih Tertekan

598
0
SHARE

Saat ini pasar global masih belum stabil karena masih akan menunggu Refrendum inggris pada pekan ini. isu brexit refrendum telah berhasil membuat kondisi pasar menjadi tidak stabil, baik dalam pasar modal ataupun pasar uang. pada sebelumnya pasar global mengalami tekanan pasca the fed memberikan pernyataan akan menunda menaikan suku bunga acuan pada bulan ini, saat ini isu brexit kembali menekan pasar global. Refrendum inggris masih menjadi fokus utama bagi pelaku pasar uang dan saham sehingga mempengaruhi sektor industri tersebut. Pada perdagangan hari ini, Yen jepang mengalami penguatan karena Refrendum inggris.

Beberapa saham di bursa asia mengalami pelemahan sejak 3 hari terakhir, karena masih minimnya sentimen dari investor. Sebagian investor masih akan terus mencermati isu brexit refrendum inggris pada minggu ini, karena membahas inggris yang akan keluar dari kawasan uni eropa. Sehingga cukup memberi tekanan bagi bursa saham di asia. indeks saham Jepang Topix melemah 0,3%, dan yen jepang mengalami penguatan sejak hari ini karena ikut terpengaruhi oleh pergerakan harga saham di asia. selain itu Indeks saham MSCI Asia Pasifik ikut naik sekitar 0.1%. sementara di Australia saham Australia/ASX 200 ikut naik sekitar 0.5%. sebagian besar saham di bursa asia masih terus mengikuti refrendum inggris.

Saat ini refrendum inggris masih menjadi fokus utama pelaku pasar saham, karena tidak menutup kemungkinan inggris bisa keluar dari kawasan uni eropa. Sehingga membuat investor menjadi cepas, apalagi pada saat di lakukan survey, sebagian banyak mengharapkan inggris untuk keluar dari uni eropa. Sementara itu di pasar mata uang, Poundsterling harus anjlok sekitar 0.3%. banyak analis yang memprediksi jika inggris berhasil keluar dari uni eropa, poundsterling akan turun drastis sekitar 20% terhadap dolar AS.