Home Opini Menteri BUMN Inginkan Bank Himbara Jangan Baku Hantam

Menteri BUMN Inginkan Bank Himbara Jangan Baku Hantam

878
0
SHARE

Menteri BUMN Rini Soemarno mengutamakan perusahaan perbankan dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tidak untuk sama-sama bersinggungan, tetapi saling sharing layanan atau ” berbagi service “.

” Mengapa pada BUMN mesti berantem, mengapa tidak ‘share’ saja. Yang saya tekankan, bila kita berbarengan kolaborasi, bisa lebih efektif. Pak Alex bisa bisa bunga rendah, namun perbankan kita bisa pendapatan cukup, “ kata Menteri Rini di Jakarta.

Dalam tutup acara ” Executive Leadership Program “ tersebut, Rini mencontohkan sebelumnya ia memimpin Kementerian BUMN, empat bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI serta BTN saling berkompetisi untuk memberi bunga yang rendah, tetapi hal semacam itu justru dapat merugikan perusahaan.

Beliau menyampaikan perang antarperusahaan BUMN bersama di sektor industri yang sama justru bakal menjatuhkan perusahaan yang kalah. Menurutnya, perusahaan swasta malah akan suka lihat perusahaan BUMN bersinggungan.

Rini telah mencontohkan perusahaan konstruksi BUMN, dari mulaiĀ  Wijaya Karya, Waskita Karya serta PP tak perlu saling merebutkan lelang proyek yang nanti merugikan pihak yang kalah.

” Perusahaan karya-karya seperti Wika, Waskita, PP, ada satu proyek tender, jor-joran keduanya. Pada akhirnya satu perusahaan karya menang, yang lain rugi. Perang di BUMN diaharapkan janganlah terjadi, ” katanya.

Ia utamakan BUMN mesti menerapkan budaya kekeluargaan serta sesama perusahaan bisa saling sharing layanan hingga keuntungan didapatkan sekaligus dan masyarakat juga bisa mendapatkan memperoleh manfaatnya.

Pada saat penutupan acara tersebut, Menteri Rini juga meluncurkan Kartu Indonesia Poin yang memungkinkan karyawan BUMN serta anggota keluarganya bisa mendapatkan manfaat optimal pada program promosi antar BUMN.