Home ANALISA SAHAM ANALISA FUNDAMENTAL Mayoritas Perusahaan Sekuritas Memprediksikan Pelemahan IHSG Akhir Pekan

Mayoritas Perusahaan Sekuritas Memprediksikan Pelemahan IHSG Akhir Pekan

511
0
SHARE

Sebelumnya, pada sesi perdagangan kemarin (23/11), IHSG mengalami penurunan sebesar 6,54 poin atau sekitar 0,1% dari level penutupan sebelumnya di level 6.069,78. Meskipun  pergerakan selama sesi I & II pernah sampai pada titik tertinggi 6.090,64 namun akhirnya harga kembali turun sampai level 6.056,12 dan akhirnya ditutup pada level 6.063,24.

Kemudian pada pagi hari ini (24/11) IHSG langsung dibuka dengan pelemahan sekitar 1,38 poin di level 6.061,87.

Mayoritas perusahaan Sekuritas Ternama indonesia, untuk akhir pekan ini seperti sepakat dalam prediksinya. Yaitu memprediksikan bahwa IHSG pada akhir pekan ini akan mengalami pelemahan kembali.

Valbury Sekuritas Indonesia, memproyeksikan bahwa jika dilihat dari katalis positif yang masih sangat terbatas, kemungkinan terbesar adalah akan terjadi dorongan terhada IHSG untuk meneruskan pelemahannya pada akhir pekan ini.

Secara terknikal, mereka memprediksikan bahwa IHSG akan bergerak disekitar Support Level : 6.049 – 6015, dan Resistance Level 6.084 – 6.118.

Sentimen pasar yang mereka gunakan adalah :

  • Presiden Donald Trump sudah mengecap Korea Utara sebagai negara sponsor Terorisme.
  • Menteri Luar Negeri Kuba serta Menteri Luar Negeri Korea Utara sepakat bahwa sikap AS adalah sewenang-wenang.
  • Dari dalam negeri, Penerimaan pajak sangat mengkhawatirkan dan diprediksikan tidak bisa mencapai target tahunan dari pemerintah.

Oso Securities, memproyeksikan bahwa IHSG akan mengalami pelemahan di kisaran level 6.021 – 6.078. mereka mengatakan secara teknikal, IHSG ditutup dengan candle bearish didukung RSI yang semakin melemah. Potensi Deadcross juga ditunjukkan oleh Stochastic & MACD histogram netral.

IHSG sedikit terkoreksi setelah menembus rekor penutupan tertinggi baru selama pekan ini, seiring melamahnya mayoritas bursa saham Asia, karena Bank Sentral Amerika (The Fed) berencana menaikkan suku bunganya pada tahun 2018 sebanyak 3 kali.

Prediksi terakhir datang dari Profindo Sekuritas Indonesia, mereka meproyeksikan bahwa IHSG akhir pekan ini akan cenderung tertekan dengan penerusan pelemahan. Mereka mengatakan bahwa IHSG ditutup melemah tipis kemarin, didukung oleh pelemahan pada lia sektor utama, terutama sektor pertambangan yang mengalami pelemahan sebesar 1,03%.

Kemudian pihak asing terus membukukan net buy yang naik, sebesar Rp. 775 miliar. Sedangkan Bursa Eropa ditutup mixed dengan mayoritas mengalami penguatan.

 

Dari beberapa analisa diatas, diprediksikan bahwa beberapa saham ini akan mengalami kenaikan, yaitu : BDMN, AKRA, BRPT, DILD, CTRA, LSIP, HOKI, TLKM, dan MNCN.