Home ANALISA SAHAM KSEI : Tenaga Pemasar Saham Tidak Stabil

KSEI : Tenaga Pemasar Saham Tidak Stabil

871
0
SHARE

Kepala Unit Pengembangan Layanan Infrastruktur Investasi (KSEI) Amrizal Arief menyampaikan, tenaga pemasaran yang mensosialisasikan sekuritas serta saham, tidak berimbang dengan jumlah masyarakat.

” Sekarang ini perbandingannya satu orang pemasaran untuk 200 orang (1 : 200), walau sebenarnya idealnya satu tenaga pemasaran berbanding lima sampai enam orang masyarakat, ” tegas Amrizal pada media gathering yang ada di Makassar, Kamis (13/4/2017).

Menurutnya, tenaga pemasaran yang belum berimbang dengan calon investor yang bakal diprospek itu, hingga pihak KSEI di lapangan melibatakan tenaga mahasiswa bersama menggandeng kerja sama berbentuk aktivitas pengenalan serta edukasi.

Menyukseskan aktivitas itu, lanjut dia, KSEI menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI) serta The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) menyasar tiga perguruan tinggi yang di Makassar.

Tentang kecenderungan mahasiswa yang akan terjun di pasar modal, Amrizal mengaku, menguasai lebih pilih pasar saham dari pada bermain di reksadana.

” Ketiga perguruan tinggi itu yaitu Kampus Hasanuddin (Unhas), Kampus Negeri Makassar (UNM) serta Sekolah Tinggi Pengetahuan Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia, ” tuturnya.

Lebih jauh diterangkan, beberapa perguruan tinggi juga telah memasukkan mata kuliah Pasar Modal sebagai bentuk kerja sama juga dengan KSEI, BEI serta TICMI.

Amrizal menyampaikan, sosialisasi serta edukasi ini dapat searah dengan kampanye ” Yuk Menabung Saham ” yang di gelar regulator pasar modal untuk tingkatkan jumlah investor domestik.

Sesaat tentang penambahan investor domestik yang ada di pasar modal, dia mengimbuhkan, telah tunjukkan hasil yang positif. Hal semacam itu terdaftar pada bulan Maret 2017 sebesar 52 % aset pasar modal dikuasai sejumlah investor domestik.