Home Investasi Investasi Foxconn Hanya untuk Menaikkan Saham?

Investasi Foxconn Hanya untuk Menaikkan Saham?

858
0
SHARE

foxconnKetua Asosiasi Importir Telepon Seluler Indonesia Eko Nilam mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memastikan Foxconn Technology Co Ltd merealisasikan investasinya di Indonesia. Sebab, Eko menilai Foxconn dalam beberapa tahun terakhir terus bernegosiasi dengan Indonesia tanpa realisasi investasi yang jelas.

“Kita sering dengar Foxconn masuk Indonesia, tapi tidak ada kenyataannya. Mudah-mudahan yang sekarang serius. Kalau dia tanda tangan memorandum of understanding (MOU), nah itu benar atau tidak. Siapa pun yang menjadi mitra lokal harus memastikan ini,” kata Eko kepada Tempo di Jakarta, Senin, 10 Februari 2014.

Dia menilai rencana investasi Foxconn di Indonesia sering muncul tapi kemudian menguap tanpa realisasi. Ia menduga hal ini hanya untuk menaikkan harga saham perusahaan teknologi informasi berbasis Taiwan tersebut. “Semoga yang kali ini serius, bukan hanya untuk menaikkan harga saham mereka,” katanya.

Meski sudah menyatakan akan menggelontorkan investasi senilai US$ 1 miliar, Eko tidak yakin bahwa Foxconn akan membangun pabrik ponsel di Indonesia. Menurut dia, investasi Foxconn paling banter berupa pabrik untuk cip dan konduktor, dua komponen yang merupakan spesialisasi mereka. “Karena mereka bukan produsen ponsel. Tapi mereka bisa menjadi lokomotif pertama,” katanya.

Perusahaan teknologi informasi asal Taiwan, Foxconn Technology Group, berencana menjalin kerja sama investasi senilai US$ 1 miliar dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nilai tersebut akan direalisasikan dalam tiga sampai lima tahun dalam bentuk pembangunan pabrik.

Dalam komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan lahan 200 hektare di Marunda, Jakarta Utara. Pada April nanti, kedua pihak akan menandatangani MOU. Wali Kota Jakarta Utara Heru Budi Hartono mengatakan pabrik Foxconn akan dibangun di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda.