Home Investasi Industri e-Commerce Inginkan Pajak Ringan

Industri e-Commerce Inginkan Pajak Ringan

451
1
SHARE

Pelaku bisnis e-Commerce dalam negeri nantinya akan dikenakan pajak sebagaimana yang sudah dijelaskan oleh Kementerian Keuangan. Menanggapi hal tersebut, para pelaku e-Commerce meminta Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk mengadakan uji publik rencana penerapan pajak untuk e-Commerce. Hal tersebut dilakukan agar penerapan pajak e-commerce tak memicu kontroversi dan bisa diterima dengan baik oleh pelaku bisnis.

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mengatakan, langkah yang diambil pemerintah tersebut sangat penting untuk pebisnis online untuk bisa mengetahui lebih lanjut isi dari aturan pajak e-Commerce tersebut. Namun sampai ini idEA masih belum menerima rencana penerapan pajak secara langsung. Namun idEA menyebutkan, pihaknya ingin ada perlakuan sama antara marketplace dengan pebisnis online di media sosial

Seperti diketahui, sebelumnya Kementerian Keuangan sudah menerbitkan Rancangan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Tata Cara Perpajakan Pelaku Usaha Perdagangan Berbasis Elektronik (Pajak E-Commerce) yang akan diterbitkan ditahun 2018 ini.

Namun aturan tersebut belum resmi dikeluarkan. Diharapkan pemerintah bisa mensosialisasikan aturan tersebut dengan baik, sehingga bisa diterima oleh pelaku e-Commerce dengan baik.

Para pebisnis marketplace tersebut menginginkan pajak yang nantinya akan dikenakan tidak akan memberatkan mereka. Pemerintah juga harus hati-hati dalam menetapkan pajak untuk e-Commerce. Sebab hal tersebut akan berimbas juga terhadap para konsumen