Home TRADING SAHAM HARGA SAHAM IHSG Sedkit Terbantu Oleh Data Inflasi

IHSG Sedkit Terbantu Oleh Data Inflasi

905
0
SHARE

Laju indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama beberapa hari terakhir sempat mengalami tekanan dan cenderung untuk berakhir positif. pada perdagangan saham, ihsg masih berjalan belum stabil. Pada perdagangan hari ini, laju IHSG di prediksi akan mengalami penguatan karena ikut terbantu oleh data inflasi yang baru di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Mei 2016 tercatat inflasi sekitar 0.24%. meskipun masih cukup rendah data inflasi ini mampu mengangkat laju IHSG dan juga sebagai gambaran untuk para investor modal jika ekonomi di indonesia masih tergolong Stabil dan aman.

Walapun mengalami kenaikan tipis, Laju IHSG masih dalam bayang bayang kenaikan suku bunga yang akan di naikan oleh the fed pada bulan ini. namun pasca di rilis data ekonomi di Amerika memperlihatkan adanya penurunan data ekonomi sehingga tidak memungkinkan untuk menaikan suku bunga, sehingga hal ini memberikan dampak bagi pelaku pasar karena menimbulkan ketidakpastian. Di Perkirakan IHSG bergerak pada support 4.750 dan resistance 4.950. data inflasi yang di rilis tebilang masih stabil untuk ekonomi indonesia dan terbilang ekonomi indonesia masih dalam kondisi sehat sehingga sangat menopang pergerakan Laju IHSG. Sejak Awal pembukaan perdagangan. Ihsg sudah mengalami penguatan tipis dan di prediksi akan menguat hingga akhir penutupan perdagangan nanti.

IHSG masih berada pada level yang cukup kuat dan memiliki peluang besar untuk dapat menembus resistance level 4.877 terbuka semakin lebar. Laju ihsg saat ini terbantu juga oleh harga komoditas yang sudah mengalami kenaikan harga sehingga dapat memberikan sentimen positif terhadap IHSG. Aliran dana investor asing juga terlihat masih terus berlangsung menunjukkan tekanan terus berkurang. Sehingga sangat berpotensi besar IHSG akan terus berada di zona positif hingga penutupan perdagangan nanti. Namun yang perlu di waspadai adalah adanya rilis data ekonomi di beberapa negara di Asia dan Eropa yang akan mempengaruhi kondisi pelaku pasar secara global yang bisa memberikan dampak ihsg akan kembali turun.