Home ANALISA SAHAM ANALISA FUNDAMENTAL Hari Ini, Indeks Saham Masih Berada di Zona Merah

Hari Ini, Indeks Saham Masih Berada di Zona Merah

987
0
SHARE

indekssahamAnalis pasar modal dan Sekretaris Umum Ikatan Alumni Certified Securities Analyst (CSA), Reza Priyambada, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan hari ini mengalami penurunan. Rentang support berkisar pada 4.555-4.572, sementara rentang resisten berada pada level 4.592 hingga 4.594.

Menurut dia, peluang untuk rebound tertahan jika sentimen laju bursa saham global tidak mendukung. Reza mengatakan jika rilis data makro di awal pekan sesuai estimasi, maka peluang kenaikan dapat terjadi. Jika tidak, maka terjadi downreversal. “Ternyata memang terjadi, adanya utang gap memicu terjadinya profit taking dan adanya rilis neraca perdagangan yang kembali defisit membuat laju IHSG mengalami downreversal,” kata dia melalui analisis harian yang diterima Tempo, Selasa, 4 Maret 2014.

Penurunan, kata dia, juga dipicu sentimen global di mana laju bursa saham Asia sedikit tertahan. Indeks Nikkei dan HSI memimpin pelemahan. Reza mengatakan seluruh indeks harga saham Asia mengalami pelemahan, kecuali bursa saham Cina yang masih bertahan di zona hijau.

“Rilis kenaikan balance of trade Korea Selatan, AIG manufacturing indeks Australia dan capital spending Jepang belum mampu mengimbangi respon negatif pasar,” ujarnya.

Sentimen global lain yang memicu pelemahan IHSG adalah penurunan bursa Eropa yang dipicu oleh meningkatnya tensi politik di Ukraina. Menurut dia, pasar merespon negatif langkah Rusia yang mencoba menduduki wilayah Crimea. Reza menilai investor memilih keluar dari pasar untuk sementara waktu. “Emiten-emiten yang memiliki pangsa pasar yang berkaitan dengan Rusia langsung terkena tekanan kuat.”

Reza mengatakan, pelemahan bursa juga dipicu turunnya indeks markit manufaktur Italia, Jerman, dan Zona Euro. Kenaikan indeks markit manufaktur Prancis, Belanda, Spanyol, kata dia, ternyata tidak mampu mengimbangi aksi jual yang terjadi.