Home ANALISA SAHAM ANALISA FUNDAMENTAL Bursa Saham Nasional diperkirakan Lesu Minggu Ini

Bursa Saham Nasional diperkirakan Lesu Minggu Ini

702
0
SHARE

Informasi Harga IHSG TerkiniPrediksi dari beberapa sekuritas Indonesia akan IHSG minggu ini masih menunjukkan bahwa IHSG diperkirakan akan masih terus melesu sejak pembukaan perdagangan mata uang pada awal pekan ini. Pada awal perdagangan hari Senin 23 Maret 2015 ini, IHSG masih diperkirakan akan terus berada pada posisi 5.420 sampai 5.438 dan berada pada level resisten 5.451 sampai 5.461. Dalam riset perusahaan sekuritas ini mengatakan bahwa pasar modal masih akan terus berada pada posisi bayang bayang aksi profit taking yang diambil para investor. Diharapkan proses jual saham yang akhir akhir ini semakin marak akan terus turun intensitasnya setelah berhasil tertutupnya selisih utang korporasi yang dibukukan pada akhir perdagangan minggu kemarin tepatnya pada Jumat tanggal 20 Maret 2015 kemarin.

Masih ada harapan kenaikan IHSG lanjutan

IHSG masih berpeluang menguat jika memang masih ada penguatan bursa saham global yang terus direspon secara positif, namun pelaku pasar masih terus mengantisipasi jika memang ada pelemahan lanutan pada IHSG ini. Karena menurut para pelaku pasar sendiri meski ada harapan untuk IHSG terus mengalami kenaikan pada beberapa sesi nantinya, bisa juga akan terdapat potensi arah yang berbalik. Seperti yang bisa dilihat pada perdagangan hari Jumat pada pekan kemarin, IHSG meluncur pada zona merah setelah pada hari sebelumnya IHSG mengalami penguatan dikarenakan adanya pernyataan dari The Fed yang masih belum akan menaikkan suku bunga acuan.

Dari data WKSI sendiri, para investor asing masih melakukan aksi jual pada perdagangan Jumat kemarin yang ditunjukkan dari net buy yang mencapai Rp 490,10 Milliar menjadi net sell Rp 635,07 Milliar. Pada perdagangan bursa saham Asia sendiri masih berada pada posisi zona hijau dikarenakan adanya ekspektasi dari pemerintah China yang akan mengeluarkan kebijakan stimulus yang bisa membantu adanya perlambatan ekonomi yang akhir akhir ini terjadi di wilayah China. Namun di lain pihak, beberapa emiten Jepang masih mengalami pelemahan, laju Nikkei sendiri masih bisa bertahan pada posisi zona hijau setelah pelaku pasar sendiri merespon positif BoJ monetary policy meeting minutes.

Untuk bursa saham Eropa sendiri akhirnya bisa berakhir positif pada akhir pekan kemarin setelah sebelumnya tertahan pada penguatan laju bursa saham Eropa. Penguatan bursa Eropa ini sendiri masih diikuti dengan positifnya balance of trade Spanyol, current account Uni Eropa dan juga current account Italia.