Home TRADING SAHAM HARGA SAHAM Awal Pekan, IHSG Diperkirakan Melemah

Awal Pekan, IHSG Diperkirakan Melemah

727
0
SHARE

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan melemah di kisaran 4.593-4.625 pada perdagangan saham Senin (18/2).  Keadaan pasar cenderung jenuh beli setelah kenaikan IHSG yang cukup banyak dari 4.400 ke 4.600 selama tiga minggu berturut-turut.  Semakin tinggi harga efek, semakin tinggi pula keinginan pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan.

Hal itu dapat menyebabkan sedikit aksi ambil untung untuk meredakan kondisi jenuh beli.  Namun bila aksi beli terjadi  direkomendasikan akumulasi pada beberapa saham kapitalisasi besar dan lapis kedua.

BURSA SAHAM CHINA dan TAIWAN

Selain itu, data penjualan mobil pada Januari tercatat mengalami kenaikan sebesar 8,1% mom serta data penjualan motor pada Januari yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 33,2% mom diperkirakan akan memberikan sentimen tambahan terhadap perdagangan Senin (18/2).  Sementara itu, bursa saham China dan Taiwan akan dibuka kembali pada Senin (18/2) setelah libur selama seminggu.

REKOMENDASI SAHAM PILIHAN 

Sementara untuk rekomendasi saham pilihan, perlu dipertimbangkan  saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).  Saham-saham lainnya antara lain:  INDF, PGAS, PTBA, dan ERAA. Christandi menuturkan, saham TLKM, UNVR, MAPI, dan GGRM dapat diperhatikan secara teknikal dalam perdagangan saham Senin (18/2).

Pada perdagangan Jumat (15/2) IHSG ditutup menguat 22,876 poin (0,50%) ke angka 4.611,549. Intraday terendah 4.588,236 dan tertinggi 4.616,001 sekaligus rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia (BEI). Rekor tertinggi sebelumnya di level 4.601,952 yang terbentuk pada Kamis (14/2).