Home Saham Awal Pekan, IHSG di Topang Penguatan Rupiah

Awal Pekan, IHSG di Topang Penguatan Rupiah

1152
0
SHARE

Pada Pembukaan perdagangan di Awal pekan ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan di tengah Wall street yang terus mengalami peningkatan. Pembukaan awal pekan IHSG dibuka menguat tipis 26.08 poin atau berada 0.55% pada 4737.96. kenaikan ini merupakan kenaiakn yang positif karena pada sebelumnya IHSG sempat tertekan dan sulit untuk bangkit. Laju ihsg sempat masuk kedalam zona merah akibat tertekan oleh isu kenaiakan suku bunga AS oleh the fed yang membuat investor lebih mencermati kenaiakan suku bunga tersebut.

Penguatan ihsg di awal pekan di dorong oleh adanya aksi beli yang di lakukan oleh invesot asing yang memicu juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah. Hingga siang ini nilai tukar rupiah masih melemah sekiatr 0.24% dan diperdagangkan pada 13.575. pada penutupan pekan kemarin Bursa Saham AS di tutup lebih tinggi dan sektor saham teknologi yang memberikan nilai positif. Saham Dow Jones Average gagal untuk mendapatkan keuntungan karena saham yang terus tertekan oleh kenaikan suku bunga AS oleh the fed yang jauh dari perkiraan. Karena kenaikan suku bunga ini lebih awal dari yang sudah di prediksikan. Saham Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 65,54 poin, atau 0,38 persen, di 17,500.94.

Saat ini sesi IHSG mengalami kenaikan karena di topang oleh aksi beli saham yang di lakukan oleh investor asing. dana transaksi yang di lakukan oleh investor asing hingga siang ini sudah mencapai Rp. 87,72 miliar. Kenaikan laju IHSG hingga berada pada zona aman juga di dorong oleh 8 sektor saham yang berhasil berjalan positif. kenaikan tertinggi di dorong oleh sektor Infrastruktur yang naik sebesar 1,31% dan 140 saham dalam sektor ini menguat dan sudah mencatatkan transaksi perdagangan sebanyak 2,20 miliar saham dengan jumlah mencapai 2,78 triliun, dan frekuensi perdagangan sebanyak 94.857 kali. Di prediksi ihsg masih akan terus menguat hasil dari aksi beli yang di lakukan oleh investor asing hingga akhir penutupan nanti.