stickyimage

Felici is packed with a cool notification manager, alert your visitors the smart way.

Learn More Close

INFORMASI DAN TREN PASAR SAHAM TERKINI DAN TERLENGKAP

http://analisasaham.org/wp-content/uploads/2014/01/mpf_1.jpghttp://analisasaham.org/wp-content/uploads/2014/01/banner1.jpghttp://analisasaham.org/wp-content/uploads/2014/01/mpf_1.jpghttp://analisasaham.org/wp-content/uploads/2014/01/banner1.jpghttp://analisasaham.org/wp-content/uploads/2014/01/mpf_1.jpg

Agung Podomoro Butuh 300 Hektar Untuk Investasi di Makassar

Agung Podomoro Butuh 300 Hektar Untuk Investasi di Makassar

Investasi

Investasi terkait dengan rencana pemerintah kota Makassar yang melakukan reklamasi pantai.

Agung Podomoro Land membutuhkan lahan sekitar 300 hektare (ha) di kawasan utara maupun selatan Kota Makassar untuk membangun investasi terkait dengan rencana pemerintah kota yang melakukan reklamasi pantai.

“Kami membutuhkan lahan seluas 300 hektare untuk membangun karena investasi di luar Jakarta dan pulau Jawa sangat potensial, apalagi Kota Makassar,” kata Investor Relation Agung Podomoro Land, Wibisono, di Makassar, Senin (17/12).

Wibisono menjelaskan konsep pembangunan untuk menunjang investasinya di kawasan terpadu yang rancangannya sudah ditetapkan Pemerintah Kota Makassar itu sesuai dengan konsep rancangan tata ruang wilayah (RTRW) 2011-2031.

Meskipun mengaku membutuhkan lahan yang cukup luas untuk membangun investasi Podomoro di kawasan terpadu itu, Wibisono tetap tidak dapat menyebutkan nilai investasi yang akan ditanamkan.

Pasalnya, kata Wibisono, semua pihak termasuk Pemerintah Kota Makassar masih melakukan pengkajian. “Untuk izin prinsip usaha sama Amdal juga kami sudah kantongi, sisa menyelesaikan sejumlah administrasinya,” ucapnya.

Ditambahkan Wibisono, untuk membangun satu tower membutuhkan anggaran sekitar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun, tergantung dari tingginya tower yang dibangun.

Dari setiap proyek yang dilakukannya, baik di Jakarta maupun di seluruh daerah, pihaknya menargetkan angka minimal dari keuntungan investasi itu yakni pada kisaran 20 persen.

“Setiap proyek yang diambil minimum di atas 20 persen jadi ekspektasi pada proyek ini minimal 20 persen. Untuk saat ini konsep investasinya masih dikaji dan mungkin masih lebih banyak ke residencial tapi untuk komersial dan office masih akan dikaji lebih jauh lagi,” tandas dia. Telah dibaca : (11 kali)

Hasil Pencarian Terkait :

1 year ago by in Investasi. You can follow any responses to this entry through the | RSS feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
About

Selalu mengedepankan aktualitas informasi dan dedikasi terhadap dunia online

Leave A Response

Required


+ five = 6