Home Reksadana 3 Sentimen Pada Saham Infrastruktur

3 Sentimen Pada Saham Infrastruktur

538
0
SHARE

Di Tahun 2030, Indonesia bisa menjadi negara kelima dilihat daari ekonomi terbesar yang ada di dunia. Kenapa bisa bgeitu? Hal apa yang membuat ekonomi di Indonesia bisa masuk leveltingkat dunia? Apakah memiliki dampak terhaap saham?

Sebelum kita masuk dengan pertanyaan diatas, sebaiknya kita melihat dulu dalam perdagangan pada hari Jumat kemarin. IHSG dalam pekan kemarin ditutup pada level 5,390.68 IHSG melemah -0,22%. Kondisi IHSG ini karena perdagangan yang sepi terhadap indeks serta terjadi pelemahan di sektor komoditas yang paling utama pada harga minyak dunia.

Dari data bursa Amerika Serikat, Indeks Dow Jones saat penutupan bergerak menguat sebesar 0,21% ke level 20,902.98, berlanjut penguatan EIDO sebesaar 0,53% ke level 24,64.

Melihat Fondasi dari perkembangan suatu negara yakni dari infrastrukturnya. Terkait hal tersebut langkah dari bapak presiden dalam membangun pertumbuhan insfrastruktur di tanah air saat ini.

Pada sektor infrastruktur pada tahun 2014 yang kemarin bergerak menguat signifikan didukung dari sentimen terpilihnya bapak Jokowi menjadi Presiden Indonesia untuk periode 2014-2019. Berbagai kebijakan yang telah dijanjikan Presiden  Jokowi pada saat kampanyenya mayoritas membahas tentang oleh kebijakan dalam pertumbuhan pada sektor infrastruktur.

Sedangkan tahun 2016, pemerintah mengadakan program Tax Amnesty bertujuan untuk mengembalikan harta-harta masyarakat Indonesia yang masih ada di negara lain. Dari program Tax Amnesty tersebut, pemerintah berhasil meraih laba dari tebusan tax amnesty serta dapat meningkatkan jumlah dana aliran menuju sektor infrastruktur.